kenapa orang-orang di sini berkulit gelap?
karena terbakar matahari yang dilewati garis khatulistiwa
kenapa setiap setahun dua kali pada tengah hari
tak ada bayangan di sini?
karena terjadi peristiwa kulminasi
oya? selain di sini dimana lagi terjadi peristiwa tersebut
hanya di sini
satu-satunya di dunia
waw. hebat.
ups, mungkin bukan hebat, tapi lebih tepatnya unik.
pasti banyak turis asing ataupun peneliti yang tertarik
hmm, tapi kenapa di sini sepi?
nyaris tak ada aktivitas tourism
karena tugu khatulistiwa tak pernah dijadikan aset wisata
cuam dibiarkan begitu saja.
coba kamu perhatikan mata panahnya di atas sana
satu persatu ada airmata yang menetes
bercerita luka
pay jarot sujarwo
Slider
Video
Writing
Drawing
Favourite
News
Karya
Gallery
berita
Tutorial Membuat Komik bagi Pemula
Bagaimana sih cara membuat komik dari proses awal sampai akhir? Mungkin banyak dari teman-teman yang menanyakan hal ini. Nah… untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami mau berbagi pengalaman di blog ini tentang proses membuat komik ala AsA Komik Studio. Jadi, jangan sampe ketinggalan update tutorialnya yaaa ^^.
Oke langsung aja, yang pertama kami akan memperkenalkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan komik ala LS.
1. Pensil Mekanik
Pensil mekanik biasanya digunakan oleh para arsitek dalam membuat denah, namun karena fungsinya yang tajam dan akurat, banyak yang memakai pensil ini untuk menggambar juga.
2. Penghapus
Pilihlah penghapus yang bagus untuk menghapus dengan sedikit tenaga. Menghapus dengan penghapus yang kotor akan membuat naskah jadi kotor. Jadi, selalu bersihkan penghapus ya!
3. Meja Trace (Trace Box)
Meja yang di dalamnya diberi lampu, bisa untuk tracing gambar sketsa. Dengan teknik ini, naskah komik tidak akan kotor oleh bekas pensil karena naskah di gambar kembali di atas kertas baru.
Meja yang di dalamnya diberi lampu, bisa untuk tracing gambar sketsa. Dengan teknik ini, naskah komik tidak akan kotor oleh bekas pensil karena naskah di gambar kembali di atas kertas baru.
4. G-pen, Maru-pen, Kabura-pen, atau bisa dengan Drawing Pen
Alat ini digunakan untuk meninta naskah yang sudah di sket sebelumnya di atas meja trace. Untuk drawing pen kami biasa menggunakan ukuran 0.1 , 0.3 , 0.5.
Alat ini digunakan untuk meninta naskah yang sudah di sket sebelumnya di atas meja trace. Untuk drawing pen kami biasa menggunakan ukuran 0.1 , 0.3 , 0.5.
5. Tinta
tinta digunakan bersama dengan G-pen, maupun pena yang lainnya, digunakan untuk membuat naskah sebuah komik, dengan memperjelas sketsa.
5. Spidol
Sama seperti drawing pen, namun fungsinya hanya untuk menutup warna hitam pada naskah. Bisa juga untuk membuat garis arsir tebal pada naskah komik.
Sama seperti drawing pen, namun fungsinya hanya untuk menutup warna hitam pada naskah. Bisa juga untuk membuat garis arsir tebal pada naskah komik.
6. Penjepit
Sesuai dengan namanya, alat ini untuk menjepit kertas agar tidak bergeser saat proses tracing gambar.
Sesuai dengan namanya, alat ini untuk menjepit kertas agar tidak bergeser saat proses tracing gambar.
7. Penggaris Panjang
Biasa ntuk menggaris panel dan menggaris titik lenyap ketika membuat background persepektif. (akan di bahas di tutorial berikutnya).
Biasa ntuk menggaris panel dan menggaris titik lenyap ketika membuat background persepektif. (akan di bahas di tutorial berikutnya).
8. Penggaris Pendek
Fungsinya hanya untuk menggaris garis background yang pendek, akan terasa lebih nyaman dan cepat dari pada menggunakan penggaris panjang
Fungsinya hanya untuk menggaris garis background yang pendek, akan terasa lebih nyaman dan cepat dari pada menggunakan penggaris panjang
sumber : http://www.asastudio.kaffah.biz/
Dua Kata Sederhana Yang Akan Membuat Keterampilan Menulis Anda Berkembang Pesat
Mungkin kita seringkali kagum pada keterampilan menulis seseorang yang semakin baik setiap hari sedangkan kemampuan kita masih jalan ditempat. Mungkin juga kita sering merasa iri pada penulis lain yang telah mampu menulis dengan lancar sedangkan kita menyusun paragraf menjadi bab saja sulitnya minta ampun.
Atau mungkin juga kita sering merasa terpesona membaca buku orang lain sedangkan buku kita belum rampung juga ditulis. Lalu kita bertanya, bagaimana, sih, cara menjadi penulis seperti mereka?
Jawabannya ada pada dua kata sederhana yang memiliki pengaruh besar ini: practice (latihan) yang massive (banyak). Mari saya tunjukkan sebuah contoh perbandingan.
Mengapa seorang bocah umur lima tahun di Amerika sana sangat lancar berbahasa inggris, padahal mereka tidak pernah belajar bahasa inggris di sekolah? Dan mengapa pula kita orang Indonesia, setelah belajar bahasa inggris bertahun-tahun di kelas, masih banyak yang tidak bisa berbahasa inggris?
Dan lebih parahnya lagi, ternyata kita sering diajarkan oleh orang yang belum tentu juga menguasai bahasa inggris (walau sering mengaku sarjana bahasa inggris! Maaf numpang nyindir… he.. he…)
Contoh ini sama dengan perbandingan kita dan penulis sukses itu.
Mengapa kita sering sekali merasa sulit menciptakan tulisan yang baik dan menarik? Dan mengapa pula penulis hebat itu sangat lihai menciptakan tulisan yang baik, menarik dan bahkan menggugah?
Jawabannya karena kita jarang sekali latihan menulis atau bahkan sering sekali merasa malas untuk melakukannya. Sedangkan penulis yang telah sukses itu telah menulis banyak hal dalam waktu yang lama. Mereka telah memutuskan untuk menulis setiap hari walaupun hanya beberapa menit. Mereka telah mengorbankan waktu dan tenaga mereka untuk sesuatu yang mereka impikan sehingga mereka telah menjadi diri mereka yang sekarang.
Felix Siauw (Seorang Best Spiritual Motivator, Asli Palembang) dalam satu buku best sellernya, How To Master Your Habits, menuliskan,
“Bila seseorang banyak melatih dan mengulang, terpaksa ataupun sukarela, dia pasti akan menguasai keahlian tertentu. Inilah namanya pembentukan kebiasaan alias habits.”
Benar sekali Bang Felix, setuju bangets. Bila kita banyak (massive) melatih (practice) minat kita maka dalam keadaan terpaksa ataupun sukarela, pasti kita bakal menguasainya.
Apa yang ditulis Bang Felix ternyata sama dengan apa yang ditulis oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya Outliers.
“Bahwa penguasaan dalam suatu bidang tertentu merupakan kunci utama dari kesuksesan, dan penguasaan tersebut hanya bisa diperoleh oleh seseorang jika telah melakukan latihan minimal 10.000 jam.”
Ya, kita akan menguasai keahlian apapun yang kita minati setelah kita berlatih selama 10 ribu jam. Kalo dihitung-hitung, 10 ribu jam itu sama dengan dua tahun. Jadi bila kita ingin ahli melakukan suatu hal, menulis misalnya, berarti kita harus berlatih menulis satu jam setiap hari selama kurang lebih dua tahun.
Yups, saya setuju dengan dua pendapat dua master diatas. Saya setuju karena saya telah mengalami dan merasakannya. Ketika saya telah menulis (practice) selama kurang lebih dua tahun (massive), maka saya baru bisa merasakan kemampuan dan keterampilan menulis saya bertambah bagus. Pikiran dan tangan saya terasa sudah menyatu, keduanya sudah mulai bisa berjalan seiring seirama, bebas dari writing block. Aktivitas menulis saya pun menjadi lancar. Saya mulai bisa menulis dengan mengalir. Mantap!
Jadi, anda pun bisa menjadi penulis hebat seperti penulis lain yang telah sukses itu. Syaratnya anda harus mau latihan (practice) menulis dalam waktu yang lama (massive) dengan penuh kesungguhan.
Tidak ada yang instan dan magic disini. Anda hanya perlu menekan diri anda untuk mau menulis setiap hari walaupun beberapa menit atau beberapa jam. Atur jadwal anda untuk mengisi minggu dan bulan anda dengan menulis. Anda harus bersedia menjalani prosesnya dengan tekun. Anda harus bisa menikmati suka dukanya dengan sabar sampai tulisan anda terbit dan bisa dibaca serta dinikmati banyak orang. Apakah anda siap?
Sumber : http://caramenulisbuku.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Bagaimana sih cara membuat komik dari proses awal sampai akhir? Mungkin banyak dari teman-teman yang menanyakan hal ini. Nah… untuk menja...
-
Lomba Karya Tulis Ilmiah di adakan oleh Badan Perpustakaan Kearsipan dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Barat
-
-
Mungkin kita seringkali kagum pada keterampilan menulis seseorang yang semakin baik setiap hari sedangkan kemampuan kita masih jalan di...
-
kenapa orang-orang di sini berkulit gelap? karena terbakar matahari yang dilewati garis khatulistiwa kenapa setiap setahun dua kali pada ten...
-
-
-


